Iklan
Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Agar Kencan Tetap Asyik

Saat mendengar kata kencan, apa yang ada di pikiran Anda? Makan malam? Nonton di bioskop?

Memang tak ada salahnya melakukan kedua hal tersebut sebagai aktivitas kencan dengan pasangan (atau calon pasangan). Tapi jika selama berminggu-minggu yang Anda lakukan bersama pasangan hanya nonton dan makan, bisa-bisa si dia menganggap Anda membosankan dan tak kreatif. Coba sesekali kejutkan pasangan dengan melakukan aktivitas kencan yang lain dari biasanya.

1. Apa makanan favorit yang biasa Anda dan pasangan pesan di restoran? Coba cari resepnya di internet atau buku masak, lalu ajak si dia ke supermarket untuk berbelanja bahan-bahannya. Bawa pulang ke rumah, dan mulailah memasak. Ingat, jangan pilih masakan yang 'gampang' seperti nasi goreng. Pilih masakan ala restoran yang resepnya agak rumit. Hasil akhirnya belum tentu enak, apalagi bisa dimakan, namun proses memasaknya dijamin lebih seru.

2. Jika pasangan Anda senang main game, buatlah turnamen game antara Anda versus dia. Guitar Hero, misalnya, atau berbagai pilihan permainan di Nintendo Wii. Bisa juga pergi ke tempat game yang biasa ada di mall. Sebelum permainan dimulai, jangan lupa tetapkan apa hadiah yang akan didapat sang pemenang, dan apa hukuman yang harus dilakukan oleh yang kalah.

3. Senang makan? Wisata kuliner pasti tak asing lagi bagi Anda. Tapi jika ingin beda, coba luangkan waktu kencan bersama pasangan untuk menjajal tempat-tempat jajan kaki lima, pasar tradisional, bahkan di sekitar SD di kampung terdekat. Lupakan sejenak kafe dan restoran ber-AC.

4. Masih ingin makan malam di kafe? Silakan. Tapi coba pilih restoran yang menyiapkan live music, yang membolehkan pengunjung untuk menyanyi dan menyumbang lagu. Setelah makan, Anda dan pasangan harus naik ke atas panggung dan masing-masing menyanyikan satu lagu. Anggap saja karaoke, tapi ditonton seluruh pengunjung restoran.

5. Masih tentang wisata kuliner. Bagilah menu makan Anda menjadi beberapa bagian, misalnya: minuman, makanan pembuka, makanan utama, makanan penutup. Lalu kunjungilah empat tempat makan yang berbeda. Di satu tempat, Anda hanya boleh memesan satu bagian. Pesan minum saja di tempat pertama, pesan makanan pembuka saja di tempat kedua, dan seterusnya.

6. Piknik selalu menyenangkan jika dilakukan bersama pasangan. Bukan piknik biasa, tentunya. Sebelum berangkat, siapkan tikar, makanan, minuman, gitar, apa pun yang ingin Anda bawa untuk piknik. Lalu minta pasangan untuk menulis "penunjuk arah" dengan sembarang. Contoh: 2 kilometer ke utara, belok kiri, lurus 3 kilometer, belok kanan, dan seterusnya. Arah ini ditentukan secara asal saja, sehingga Anda dan pasangan tak tahu di mana tujuan akhir akan berada. Ikuti petunjuk ini, dan bukalah keranjang piknik Anda di tempat tujuan akhir.

7. Kapan terakhir Anda main layangan? Coba ajak pasangan ke lapangan, taman, atau pantai terdekat, untuk menerbangkan layangan. Ingin lebih menantang? Buat sendiri layangan Anda dari nol.

8. Apa tempat wisata yang wajib dikunjungi wisatawan yang datang ke kota Anda? Museum? Monas? Gunung Tangkuban Perahu? Kota Tua? Kebun binatang? Coba kunjungi bersama si dia. Mungkin kesannya membosankan, apalagi jika Anda sudah sering ke sana semasa kecil. Tapi percayalah, berkunjung bersama pasangan akan memberikan pengalaman yang sama sekali lain.

9. Jika Anda dan pasangan sama-sama suka fotografi, berburu foto pasti sudah jadi aktivitas yang rutin dilakukan. Kali ini, coba lakukan sesuatu yang lain. Bawa kamera masing-masing, lalu jelajahi kota sambil saling mengambil foto pasangan. Anda memotret si dia, dan dia memotret Anda. Bukan foto dengan pose manis, apalagi foto mesra. Misi Anda adalah membuat sebanyak mungkin foto lucu, unik, dan konyol, yang melibatkan hal-hal menarik yang Anda temukan sepanjang perjalanan keliling kota. Bertemu pengamen banci di perempatan jalan? Jangan lupa ajak foto bareng.

10. Oke, masih juga ingin nonton di bioskop? Jika transportasi memungkinkan, coba kejutkan pasangan dengan membawanya nonton di luar kota. Tak perlu jauh-jauh, tentunya. Cukup kota atau kabupaten sebelah, yang hanya memakan waktu 2 atau 3 jam perjalanan. Jika di kota tujuan tak ada bioskop yang memutar film Hollywood incaran Anda, ini kabar bagus. Anda dan pasangan jadi punya kesempatan untuk menonton film yang tak biasa Anda tonton, dengan judul-judul macam Kutukan Hantu Kuntilanak Perawan. Setelah itu, habiskan waktu dengan menjelajahi kota tersebut hingga waktunya pulang.

By : Lika Aprilia

Bila Orang Tua Tak Restui Pacar

Mempunyai pacar yang Anda sayangi tentu saja sangat menyenangkan. Kehadirannya bisa membuat hidup ini lebih berwarna dan bersemangat. Tapi, bagaimana bila kisah cinta tidak berjalan mulus karena orangtua tidak setuju dengan pasangan Anda.


Kebanyakan orangtua selalu merasa tahu yang terbaik, ini tidak dapat dipungkiri karena mereka memang lebih banyak pengalaman hidup. Tetapi apakah juga mencakup calon pasangan hidup Anda? Sebelum membuat putusan, sebaiknya mari mengevaluasi situasi hubungan Anda, dikutip dari Datingtips.

- Tanyakan orangtua Anda mengapa mereka tidak menyukai pacar Anda

Tentu saja, orangtua punya alasan bila mereka memiliki kesan negatif terhadap seseorang. Tanyakan dengan sopan pada orangtua, mengapa mereka tidak menyukai pasangan Anda.

Keluhan mereka mungkin berkisar antara fisik, misalnya pacar Anda jauh lebih tua dari usia Anda. Atau mungkin juga karena perilaku pacar Anda yang terlalu lekat dengan Anda, padahal belum menikah.

- Tanyakan pada teman-teman Anda

Berbicaralah dengan teman-teman dekat Anda dan meminta pendapat mereka tentang pacar Anda. Bila ada sesuatu yang kurang sreg, jangan mendebat mereka, sebaliknya dengarkanlah apa yang teman-teman sampaikan.

Tentunya mereka memiliki pendapat juga dan bila mirip dengan sikap orangtua Anda, maka memang ada masalah dengan pasangan Anda.

- Mengevaluasi masalah

Kumpulkan semua informasi yang dapat tentang si dia. Lalu, evaluasilah. Tanyakan pada diri Anda, apakah akan tetap melanjutkan hubungan berdasarkan apa yang orang lain pikirkan tentang pacar Anda atau tidak.

Jika pacar Anda dianggap terlalu pemalu, mungkin dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengenal orang-orang di sekitar Anda. Bila pacar tidak menghormati orangtua Anda, Anda mungkin memang harus meninggalkannya.

Pada akhirnya, kata hati Anda sendirilah yang akan menentukan apakah kicah cinta ini akan berlanjut atau tidak.

- Evaluasi hubungan Anda

Anda harus memastikan mengapa menyukainya atau mempertahankannya. Apakah ini karena cinta pertama? Apakah Anda dipaksa oleh rekan-rekan untuk mempunyai pacar? Apakah Anda merasa bahwa Anda harus punya pacar untuk menjadi orang yang ‘normal’?

Apakah karena semata-mata untuk memenuhi kebutuhan seksual atau apakah Anda melihat diri Anda akan menikah dengannya? Anda dapat menggunakan "alasan" untuk mengevaluasi apakah akan melanjutkan hubungan atau tidak.

- Mengevaluasi sikapnya terhadap Anda

Apakah pacar Anda memperlakukan Anda dengan hormat atau dia menganggap Anda sebagai "pelacurnya"? Apakah dia pernah merugikan Anda baik secara fisik maupun emosional? Jika jawabannya tidak berada pada sisi positif, mungkin Anda perlu untuk mengakhiri hubungan. (umi)

Siapkah Anda Menjalani Hubungan Cinta ?

Hubungan cinta tak berjalan mulus dan selalu kandas di tengah jalan? Bisa jadi ketidaksiapan Anda berkomitmen yang menjadi penyebabnya.

Mungkin sebelumnya Anda tak pernah menyadari masalah ini. Berikut beberapa ciri Anda belum siap untuk menjalankan hubungan yang lebih serius dengan pasangan, seperti dikutip dari Sheknows.

1. Selalu menemukan kekurangan pada pasangan Anda. Kekurangan itu membuat Anda enggan meneruskan hubungan dengannya. Padahal, seringkali hal itu bukanlah sesuatu yang mendasar.

Anda harus menyadari bahwa tak ada orang yang sempurna. Jika memang Anda benar-benar, mencintai pasangan, itu juga berarti mencintai kekurangannya. Jika Anda tak bisa melakukannya, berarti Anda memang belum siap berkomitmen.

2. Pernikahan membuat Anda takut. Anda skeptis dan sinis terhadap segala hal mengenai pernikahan. Anda menganggap pernikahan adalah sebuah penjara yang akan mengekang hidup Anda.

3. Hidup tidak stabil. Anda masih sering bertindak spontan sesuai keinginan hati tanpa berpikir panjang. Gonta-ganti pekerjaan, peer group juga pasangan merupakan kebiasaan. Memang hal tersebut bukan hal yang buruk. Namun tindakan-tindakan di atas bisa menjadi tanda bahwa Anda belum siap berkomitmen terhadap sebuah hubungan cinta yang serius.

4. Susah mengakui perasaan cinta. Anda sudah lama berhubungan dengan pasangan, namun belum juga mau mengungkapkan perasaan yang lebih dalam? Selama ini Anda hanya menjalankan hubungan dengan santai, namun saat ditanya mengenai perasaan atau tujuan hubungan, Anda menjadi ketakutan. Ini juga merupakan suatu tanda Anda belum berani berkomitmen.

Isu belum siap berkomitmen ini bisa diatasi, asal Anda tak takut untuk berterus terang pada pasangan. Siapa tahu setelah bertukar pikiran dengan orang yang Anda sayangi, justru alasan untuk mengikatkan hubungan ke arah lebih serius bisa ditemukan. Komitmen pun tak lagi menjadi isu yang menakutkan untuk Anda.

Sikap Pria Yang Dibenci Wanita, Benarkah ?


Wanita mengagumi pria karena berbagai alasan. Entah itu, perhatiannya, tubuh tegapnya, atau kecerdasannya. Namun, ada sejumlah perilaku khas pria yang tidak disukai wanita.

Ingin tahu apa sajakah itu? Simak hasil wawancara sekelompok wanita yang menyatakan hal paling dibenci dari pria, seperti dikutip dari laman Idiva:

1. Ego tinggi

Banyak wanita berharap, pria sedikit menurunkan egonya. Banyak wanita beranggapan, pria selalu tak ingin disaingi wanita, tidak rela jika wanita memiliki kemampuan lebih darinya.

2. Menganggap wanita hanya sebagai objek seks

"Satu hal yang saya benci tentang kebanyakan pria adalah mereka kerap menganggap wanita sebagai inferior dan hanya objek kepuasan seksual. Padahal dalam agama dan budaya wanita adalah sosok yang harus dihormati, tapi wanita masih saja sering diperlakukan buruk,” ujar Miss India 2008, Parvathi Omanakuttan saat menanggapi sikap pria yang paling dibencinya.

3. Terobsesi payudara

Payudara wanita memang menjadi bagian paling menarik perhatian banyak pria. Maka tak heran saat melihat payudara berukuran besar, tatapan pria seakan tak berkedip. Padahal, mereka sering melihat wanita setiap hari, namun tetap saja tatapan pertama yang membuatnya banyak pria terpaku adalah bagian dada wanita. Hal ini membuat kebanyakan wanita merasa risih.

4. Berambut gondrong

Sebagian pria mungkin cocok berpenampilan rambut panjang. Namun, jika tak sesuai dengan bentuk wajah, beberapa wanita tidak menyukai gaya pria dengan rambut gondrong. Dan akan lebih buruk lagi, jika pria berambut panjang menggunakan ikat rambut warna-warni, gel rambut dan mewarnai rambutnya dengan cat rambut pirang. Ini bisa menjadi hal menjijikkan buat wanita.

5. Pria terobsesi penampilan

Pria selalu mengeluh ketika wanita membutuhkan waktu lama untuk berdandan. Tapi ternyata, pria juga butuh waktu lama untuk merapikan diri, mulai dari memilih busana bahkan tak jarang dari mereka juga menggunakan riasan meski hanya sedikit bedak.
6. Seks, seks, seks

Pria begitu terobsesi pada aktivitas seksual sepanjang waktu. Ibarat kompor, dorongan seks pria bagaikan kompor gas. Pria hanya cukup pemanasan sedikit untuk bergairah. Banyak humor diciptakan orang untuk menunjukkan betapa pentingnya seks bagi seorang pria. Kebanyakan wanita beranggapan, mereka hanya mendengar apa yang mereka mau.

7. Pria berbulu

Kebanyakan pria tak rela jika bulu-bulu halus di tubuhnya dipangkas habis. Padahal, sebagian besar wanita merasa jijik saat melihat pria dengan banyak bulu, terutama di bagian dadanya.

10 Tips for Approaching Single Women

By: dating coach David Wygant


What do you do when you see a woman you are attracted to? Do you run and hide? Do you use some canned line that you read on the Internet? Do you stand there in fear trying to think of the right thing to say? What is the right thing to do?

When approaching a woman, most guys make the mistake of thinking too much about what to say. They believe there's one magic line that will work in all situations. They rehearse this magic line, and when they deliver it, they hope the woman will become instantly attracted to them.

Unfortunately, rarely does this approach work -- because most of what you say is irrelevant. To catch a woman's attention, it is all about the confidence you display when approaching her.

Here are 10 surefire ways to intrigue her every time:
1. Observe something. Make a comment about something you observe in the environment. This is especially effective at the grocery store. For example, if she is ordering a turkey sandwich, ask her if the turkey is good here.

Make your comment immediate to the situation
Make your comment immediate to the situation and it will seem perfectly natural. No matter where you are, there is always something interesting to comment on.

2. Smile. This shows her that you are friendly and confident. A genuine smile not only feels good to you, but will put her at ease while creating openness in the interaction -- a requirement for building rapport.

3. Do not hesitate. If you hesitate in your approach, this tells her that you are not feeling confident -- an immediate turn-off. When you see her, walk over to her within a short period of time (the three-second rule). Show her you are a man who knows what he wants and goes after it.

4. Positive body language. If you approach hunched over with your head down, you are sending negative information about yourself, which makes you dead in the water before you begin. Stand up straight, with shoulders back and chest out, and use a firm yet relaxed walk.

5. Not too fast. If you walk over too fast, you could likely trigger her internal alarm. A calm, casual approach is usually the best way to make her feel at ease with you.

6. Keep eye contact. Never be the first to break eye contact when you approach. If you do, this sends the message that you are not feeling good about approaching. When you use strong eye contact, she will feel more drawn to you. With practice, you can master this.

7. Listen up. Make sure you pay careful attention to what she says. Do not have your response pre-thought out. Women love a man who pays attention to the details of what she says. If you start throwing out random words, she will lose interest fast.
8. Do not fidget. Fidgeting after you approach is distracting and shows you are uncomfortable. If you communicate that you are uncomfortable, she will feel uncomfortable, too, and will close up. Practice being aware of your movements. Pay attention to those movements, or lack of movements, that communicate comfort and confidence.

9. Lighten your tone of voice. The tone of your voice is a very powerful tool. Approaching her in a light and playful tone is one of the best ways to start. You could also begin in a serious tone, accusing her of something like "

I hope you saved some turkey for me
I hope you saved some turkey for me," followed by a quick smile to let her know you are joking. Practice playing with your vocal tone with your friends -- notice the different reactions you get when you say the exact same thing using varied tones and fluctuations.

10. Lean away from her. A man who leans in too far when he talks often makes a woman feel crowded. A better approach is to lean away from her slightly. This lets her know that you respect her space, boundaries, and are comfortable with yourself.

The key to making these tips work for you is putting them into practice! Practice these tips and see the reaction you get. When you put them all together, you will be surprised at their power.

Cari Artikel Cinta

Solusi Cinta

 
Support : Berita Jakarta Terkini | Berita Sumatera Terkini |
Copyright © 2013. Solusi Cinta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger